Ilustrasi. (Foto: okezone)
JAKARTA - Jika harga BBM mengalami kenaikan, pemerintah mengungkapkan akan ada kompensasi untuk rakyat miskin.
Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, pihaknya tengah mengkaji kompensasi yang akan diberikan tersebut. "Lagi dikaji. Ada tunai, ada uang transport untuk rakyat yang naik angkot dan bus. Kasih kupon uang transport. Biar rakyat tidak berat lah," jelas dia di Istana Kepresidenan, Rabu (22/2/2012).
Dia menyebutkan jika ada beberapa usulan kenaikan harga, dan mekanisme. Tapi, dia menegaskan jika hal ini masih dikaji. Dan angka pasti kenaikan baru akan diambil usai dilakukan pembahasan dengan DPR.
“Memang ada yang usulkan antara Rp500, Rp1.000 dan Rp1.500. Tiga angka itu yang masuk. Ada juga usulan yang bagus agar jangan setiap tahun ribut soal begini, jadi subsidinya yang dipatok. Jadi berapa pun harga keekonomiannya naik, ya harga jual mengikuti pokoknya. Subsidinya tetap Rp2.000, misalnya begitu,” beber dia.
Dia menjelaskan, jika Presiden SBY juga mengatakan, jika hanya kompensasi tidak cukup.
"Presiden minta supaya tidak hanya kompensasi. Pokoknya kalau bisa proyek-proyek, program-program yang bisa ditunda ya ditunda. Yang penting untuk rakyat," ucapnya. (wdi)