>

Sekolah Swasta Balikpapan Bikin Inflasi 18%

|

Amir Sarifudin - Okezone

Ilustrasi. Foto: Corbis

Sekolah Swasta Balikpapan Bikin Inflasi 18%
BALIKPAPAN - Kota Balikpapan menjadi satu-satunya  kota yang memiliki inflasi tertinggi untuk komponen pendidikan. Khususnya saat menjelang penerimaan siswa baru (PSB), inflasi mencapai angka 18 persen seperti pada Juli 2011 lalu.

"Kan jumlah sekolah swasta lebih sedikit dari negeri. Kemudian kompenen biaya apa yang ada diswasta. Nah ini kita minta dipertajam lagi dalam surveinya untuk kita evaluasi. Nanti kita cari jalan untuk menekan inflasi bidang pendidikan," ungkap Assiten II Sekretariat Pemkot Balikpapan Sri Soetantinah usai rapat Kordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Balikpapan Selasa (8/5/2012).

Sutantinah mengatakan, pihaknya telah meminta bagian Ekonomi, Disperindagkop, Disdik bersama BPS melakukan penajaman contoh dari survei yang tiap bulannya digelar oleh BPS. Kondisi ini, kata Sutantinah, bukan hanya menjadi pertanyaan bagi pemkot tapi juga menjadi pertanyaan besar dari pemerintah pusat atas fenomena yang terjadi di Balikpapan.

"Kenapa yang utama biaya lebih besar SLTA? Kenapa enggak akademi atau perguruan tinggi. Terus tingginya saat PSB padahal sekolah negeri sudah digratiskan. Kalau demikian berarti swasta. Nah ini perlu diperjelas dan evaluasi," ujarnya.

Nantinya hasil ini evaluasi ini akan dibawa ke dalam rapat kordinasi nasional tim pengendalian inflasi daerah yang akan digelar pada 16 Mei 2012. "Nanti 10 Mei kita akan rakorwil TPID dulu di provinsi," katanya.

Mantan Kepala PU kota mengakui, persoalan tingginya inflasi bidang pendidikan sudah terjadi sejak lama hingga kini. "Kalau memang demikian adanya hasil survei nanti ya kita tidak bisa berbuat banyak," ujarnya.

Sementara BPS kota Balikpapan mengakui secara umum, kompenen pendidikan telah menyumbang angka inflasi di kota Balikpapan. Sekolah SLTA swasta disinyalir memberikan kontribusi yang tinggi.

"Kita survey biaya pendiikan tidak hanya swasta tapi juga negeri memang negeri itu kan gratis tapi tetap kita input datanya. Seperti biaya SPP, kursus, transportasi, uang pangkal, uang buku," ungkap Kepala Seksi Statistik dan Produksi BPS Balikpapan Umar Riyadi.

Sehingga jika dirata-rata Januari hingga Desember, untuk tingkat SLTA telah menyumbang inflasi sebesar 1,57 persen, SLTP 0,21 persen, SD sebesar 0,17 persen dan akademi sebesar 0,34 persen.

"Besaran angka 18 persen itu hanya di Juli saat penerimaan siswa. Diluar bulan itu kalau tidak ada perubahan kenaikan harga, inflasi datar saja," paparnya.

Survey kebutuhan biaya pendidikan ini dilakukan tiap bulan pada awal dan akhir bulan. "Untuk ajaran baru pada Juli mendatang, BPS sedang melakukan survey kepada 1.600 keluarga yang memiliki anak usiai sekolah," tambahnya.

Adapun inflasi kota di 2011 lalu mencapai 6,26 persen, sedangkan pada April lalu inflasi sebesar 0,53 persen. (ade)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Mendag Komit Tingkatkan Ekspor Produk Fesyen