BOGOR - Menteri BUMN Dahlan Iskan memastikan, status PT Djakarta Lloyd (Persero) akan berada dibawah PT Pupuk Indonesia (Persero). Pasalnya saat ini Pupuk Indonesia membutuhkan perusahaan pengangkut pupuk.
Untuk itu, mantan Direktur Utama PLN tersebut meminta Pupuk Indonesia untuk menjadikan Djakarta Lloyd sebagai anak usahanya. "Kalau Djakarta Lloyd dimasukan ke Pupuk Indonesia itu pas karena Pupuk Indonesia membutuhkan perusahaan pengangkut pupuk."Ujar Dahlan di Cisarua, Bogor, Minggu(9/12/2012).
Dahlan menyebutkan, asset Djakarta Lloyd saat ini sekira Rp600 sampai 800 miliar. Dan asset tersebut nantinya akan di konversikan ke Pupuk Indonesia. "Tinggal Rp600-800 miliar asset Djakarta Lloyd."Terangnya.
Di samping itu, Dahlan juga menyebutkan, beban yang dimiliki Djakarta Lloyd sebesar Rp3 triliun hanyalah kesalahan dokumen. Sehingga beban tersebut setelah dikaji ulang tidak ada beban sebesar itu. "Ternyata dulu salah melihat dokumen, sehingga utang-utang Djakarta Lloyd itu sebetulnya tidak ada yang beban Rp3 triliun," terangnya.
Ketika ditanya kapan Djakarta Lloyd akan dijadikan anak usaha Pupuk Indonesia. Dahlan memastikan akhir tahun ini penyatuan tersebut akan dilakukan. "Akhir tahun ini akan menjadi anak perusahaan," pungkas Dahlan.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.