Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gaet Sumitomo, Antam Garap EPC PLTU Pomalaa Senilai USD145 Jt

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 17 Desember 2012 |17:03 WIB
Gaet Sumitomo, Antam Garap EPC PLTU Pomalaa Senilai USD145 Jt
Logo Antam. (Foto: Antam)
A
A
A

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) telah melakukan penandatanganan kontrak EPC (Engineering, Procurement, and Construction) pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara sebagai bagian dari proyek Modernisasi dan Optimasi Pabrik Feronikel Pomalaa.

PLTU batu bara dengan tipe Circulating Fluidised Bed (CFB) ini memiliki kapasitas 2x30 megawatt (mw) dengan nilai EPC USD145 juta dan akan dibangun oleh Sumitomo Corporation sebagai kontraktor utama.

"Setelah PLTU batubara ini beroperasi, biaya energi feronikel Antam diharapkan
dapat turun sekitar 15-20 persen," kata Sekretaris Perusahaan Antam Tdy Badjuraman dalam keterangan tertulisnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/12/2012).

Dia melanjutkan, pembangunan PLTU batu bara Pomalaa ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik fasilitas pendukung pabrik FeNi I, II dan III. Antam saat ini tengah melakukan modernisasi dan optimasi pabrik FeNi I di Pomalaa yang sudah beroperasi sejak tahun 1976.

Proyek modernisasi dan optimasi pabrik feronikel juga mencakup pembangunan fasilitas pelabuhan yang lebih besar dan fasilitas belt conveyor untuk transportasi umpan bijih nikel ke pabrik.

Pembangunan PLTU batubara Pomalaa akan memerlukan waktu 25 bulan untuk Unit-1 dan 28 bulan untuk Unit-2. PLTU batu bara Pomalaa membutuhkan sekitar 300.000 ton batubara kalori rendah setiap tahun dengan nilai kalori 4.200 kcal/kg (GAR).

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement