Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Sambut MEA 2015

Pasar Modal RI Harus Siap Bersaing

Rezkiana Nisaputra , Jurnalis-Kamis, 23 Mei 2013 |17:46 WIB
Pasar Modal RI Harus Siap Bersaing
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, pasar modal harus memiliki kesamaan derajat (level playing field). Salah satu caranya, yakni dengan memaksimalkan potensi-potensi yang ada saat ini.
    
"Pasar modal harus memiliki level playing field yang sama dengan negara lain, dengan cara memaksimalkan potensi yang ada," ujar Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida saat seminar pembukaan Indonesia Banking Expo (IBEX) 2013, di JCC, Jakarta, Kamis (23/5/2013).
    
Nurhaida menuturkan, pemberlakuan MEA tidaklah hanya menguntungkan segelintir negara saja. Oleh karena itu, setiap negara ASEAN harus memiliki tata kelola yang baik di negaranya masing-masing. "Jika salah satu negara lebih rendah dari negara lainnya, maka akan ada kecenderungan investor akan lari ke negara lain," katanya.
    
Sedangkan, untuk memastikan pasar modal nasional siap dalam menghadapi MEA 2015 para pelaku di industri keuangan harus dipersiapkan. Selain itu, infrastruktur pasar modal juga harus diperkuat.

"Sewaktu pengawasan pasar modal masih berada di bawah Bapepam-LK, selama rentang waktu 2011-2012, regulator banyak melakukan perkembangan terkait infrastruktur pasar modal," imbuhnya.
    
Muliaman menjelaskan, ke depannya saat dipegang alih OJK, regulator akan mempersiapkan pelaku industri dengan melihat dan mengikuti aturan-aturan yang berkembang di negara-negara ASEAN saat ini.

"Kita akan lihat, kita ikuti aturan di ASEAN itu seperti apa. Apakah aturan itu bisa diterapkan di Indonesia atau tidak. Tapi yang penting, kita mempersiapkan pelaku industri agar bisa menjadi lebih kuat dan lebih kompetitif," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement