Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirut Jamsostek Klaim Labanya Tertinggi Sedunia

Fakhri Rezy , Jurnalis-Jum'at, 05 Juli 2013 |10:10 WIB
Dirut Jamsostek Klaim Labanya Tertinggi Sedunia
Logo PT Jamsostek. (Foto: Situs Jamsostek)
A
A
A

JAKARTA - PT Jamsostek (Persero) menerima dua penghargaan dari Indonesia Original Brand 2013 atau Penghargaan merk-merk Asli Indonesia. Dua kategori tersebut adalah Asuransi Jiwa dan Kategori Asuransi Kesehatan.

Acara ini bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi merk-merk yang unggul di negeri sendiri dan dapat bersaing di negara luar serta menjadi kebanggaan bangsa terhadap produk asli Indonesia. Acara tersebut untuk mengukur merk-merk di Indonesia.

"Karena Jamsostek itu berhubungan dengan pekerja, artinya hampir seluruh pekerja sektor formal mengenal apa itu Jamsostek," ujar Direktur Utama PT Jamsostek (Persero) Elvyn G Masassya, saat menerima penghargaan, di Hotel Intercontinental Midplaza, Jakarta, Kamis (4/7/2013) malam.

Elvyn mengatakan usaha yang dilakukan manajemen adalah bagaimana setiap orang menjadi peserta Jamsostek dan mengelola dana sehingga memberikan hasil yang maksimal. "Hasil pengelolaan dananya itu dikembalikan dan dinikmati lagi oleh pekerja. Laba Jamsostek sekarang ini merupakan laba tertinggi di dunia," tuturnya.

Dia mengatakan dalam dua tahun terakhir ini melakukan perubahan-perubahan dalam Struktur Organisasi dan melakukan sosialisasi program Jamsostek dengan membuat acara ataupun event-event.

"Salah satunya Jamsesion di televisi dan Jamsostek Go To Society di mal kota-kota besar. Event-event itu ditujukan untuk lebih mengenalkan program jamsostek kepada masyarakat," ujar Elvyn.

Elvyn mengatakan menjelang tranformasi Jamsostek menjadi BPJS-Ketenagakerjaan pada 1 Januari 2014 mendatang, harapan ke depannya akan menjadikan brand lokal yang berkelas dunia, unggul dalam operasional dan pelayanan kepada stakeholder.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement