Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelaku Curi 800 Liter BBM per Hari

Tri Ispranoto , Jurnalis-Selasa, 09 September 2014 |16:18 WIB
Pelaku Curi 800 Liter BBM per Hari
Pelaku Curi 800 Liter BBM per Hari (Pencurian BBM: Dani Jumadil/Okezone)
A
A
A

BANDUNG - ‎Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim gabungan Mabes Polri, Polda Jabar, dan Polres Subang, pihak kepolisian menaksir kerugian akibat ledakan pipa pertamina di Kabupaten Subang mencapai Rp14 miliar.

Kapolda Jabar, Irjen Pol Mochamad Iriawan, mengungkapkan angka tersebut terkalkulasi dari total BBM yang bocor dan terbakar akibat ulah dari tujuh pelaku yang dua di antaranya kini telah ditangkap dan ditahan di Rutan Polres Subang.

"Sejak jam 22.30 WIB (Rabu 27 Agustus) hingga pagi harinya jam 5.30 WIB terdapat kebocoran BBM jenis solar dan premium hingga 223 ribu kilo liter. Atau sekira Rp14 miliar,"‎ jelas Iriawan.

Disinggung soal kerugian harian yang ditanggung pertamina sejak adanya aksi pencurian. Iriawan menyebut jika dalam satu hari para pelaku bisa mencuri BBM dari kran buatan yang tersembunyi di bawah warung sewaan hingga mencapai 800 liter.

"Tinggal kalikan saja 800 liter kali Rp 6.500 per hari. Dan aksinya ini (pencurian) sudah berlangsung selama kurang-lebih 58 hari," bebernya.

Sementara itu salah seorang tersangka, WS (41), mengaku ikut terlibat dalam aksi pencurian tersebut lantaran diajak oleh Edi (DPO) untuk ikut bekerja. Namun, WL mengaku tidak tahu jika yang dilakukannya melanggar aturan.

"Saya waktu itu butuh pekerjaan, dan ketemu sama Pak Edi. Saya disuruh gali lubang sama pipa. Tidak tahu awalnya buat apa itu pipa. Yang pasti saya dijanjikan borongan Rp5 juta, dan baru terima DP Rp2,5 juta," katanya.

Hingga kini pihaknya masih memburu lima DPO lain yang identitasnya telah diketahui. Sementara WS dan SL‎ telah ditangkap dengan cara dilumpuhkan oleh timah panas di Banten satu minggu setelah insiden meledaknya pipa milik pertamina tersebut.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement