JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini ikut memukul sektor properti. Sektor properti yang pada 2013 menjadi booming namun kini menjadi suram.
Menurut Direktur Emco Asset Management Hans Kwee, menyebutkan sektor properti melemah bersamaan dengan sektor konstruksi.
"Karena rupiah melemah. Kita kan memakai sistem mata uang mengambang. Jadi pelemahan ini lebih dikarenakan menguatnya dolar Amerika," ujarnya, dalam acara Power Breakfast MNC Business, Selasa (10/2/2015).
