JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi pada Oktober 2015 sebesar 0,08 persen. Deflasi ini disebut merupakan sinyal lemahnya permintaan domestik.
Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, pada dasarnya ada hal baik yang diperoleh dari terjadinya deflasi pada Oktober ini. Pasalnya, dengan inflasi yang rendah akan mempengaruhi daya beli masyarakat.
"Ya untuk masyarakat dia bagus. Itu suatu hal yang positif karena inflasi kan mempengaruhi daya beli masyarakat. Deflasi ya berarti menjadi lebih baik," kata Darmin saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (2/11/2015).