JAKARTA - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 akan berada sekitar 5 persen, setelah pada 2015 mencapai 4,79 persen.
IMF menilai prospek ekonomi Indonesia dalam jangka menengah masih baik, terutama karena dukungan kebijakan-kebijakan pemerintah untuk merealisasikan pertumbuhan ekonomi yang menyeluruh bagi semua lapisan masyarakat.
IMF juga menilai kinerja ekonomi makro Indonesia pada 2015 sangat positif.
"Namun, tetap ada tantangan, pelemahan harga-harga komoditas serta perlambatan permintaan dari negara-negara mitra dagang memberikan berbagai tantangan terhadap pertumbuhan," kata Luis dalam telekonferensi pers di Jakarta, Selasa (15/3/2016).
Sedangkan dari aspek perbaikan fundamental ekonomi Indonesia, IMF memuji capaian inflasi 2015 sebesar 3,3 persen, bahkan lebih rendah dari proyeksi pemerintah dan Bank Indonesia, serta keberhasilan menurunkan defisit transaksi berjalan menjadi 2 persen dari PDB, semula sekitar 3 persen dari PDB pada 2014. (dan)
(Rani Hardjanti)