Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tax Amnesty Akan Selamatkan Rupiah hingga Akhir Tahun

Danang Sugianto , Jurnalis-Kamis, 06 Oktober 2016 |06:55 WIB
<i>Tax Amnesty</i> Akan Selamatkan Rupiah hingga Akhir Tahun
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Program pengampunan pajak (tax amnesty) periode II diharapkan bisa mendulang sukses seperti periode I. Jika benar berjalan sukses, program ini akan menyelamatkan mata uang Rupiah.

Menurut Direktur Investasi MNC Asset Management Suwito Haryatno, kesuksesan tax amnesty di periode I telah terbukti mampu memperkuat mata uang Rupiah. Terbukti Rupiah kini telah kembali berada di bawah level Rp13.000-an per USD.

"Kalau dari awal tahun sebenarnya kita tidak berharap menguat seperti ini. Ternyata banyak pengaruh dari makro ekonomi kita yang ada improvement dan tax amnesty tahap pertama berjalan sukses di luar prediksi," tuturnya kepada Okezone.

Suwito memandang, sebetulnya laju mata uang Garuda tahun ini berada dalam tekanan. Sebab bank sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed masih memiliki kemungkinan untuk menaikkan suku bunganya di akhir tahun, sehingga menghantui seluruh mata uang negara berkembang termasuk Indonesia.

Namun, karena adanya tax amnesty yang berjalan sukses, para investor asing menunjukkan optimismenya kepada perekonomian Indonesia. Hal itu dipercayai akan mampu memperkuat Rupiah dari hantaman sentimen negatif The Fed. Suwito pun memprediksi Rupiah di akhir tahun akan bertahan di level Rp13 ribuan per USD.

"Bisa di bawah Rp13 ribuan itu kalau ada sentimen positif tapi harus didukung fundamental yang kuat. Tapi karena ada sentimen dari The Fed saya, yakin tetap bertahan di Rp13 ribuan," pungkasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement