JAKARTA - Melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin seakan mengonfirmasi bahwa pasar modal Indonesia memasuki tren negatif.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memprediksi laju IHSG hari ini masih akan bergerak dalam tekanan. Diprediksi IHSG akan berada dalam rentang support 5.178 dan resistance 5.336.
"Target resistance yang perlu ditembus," ujarnya dalam riset, Kamis (8/12/2016).
Menurut William pola gerak IHSG saat ini masih dibayangi oleh fluktuasi harga komoditas serta terus berlangsungnya capital outflow. Hal itu tentunya cukup mempengaruhi pola gerak IHSG.
"Namun melihat kondisi perekonomian yang masih berada dalam kondisi stabil dan kuat, hal ini dapat menopang bahkan mendorong kenaikan IHSG jelang penghujung tahun 2016," tandasnya. (kmj)
(Rani Hardjanti)