Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kumpulkan Para Analis, Pemerintah Minta Bantuan untuk Sosialisasikan Pembukaan Data Nasabah

Dedy Afrianto , Jurnalis-Kamis, 25 Mei 2017 |12:24 WIB
Kumpulkan Para Analis, Pemerintah Minta Bantuan untuk Sosialisasikan Pembukaan Data Nasabah
Ilustrasi perbankan. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Kementerian Keuangan melalui Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mengumpulkan kalangan analis dan pengamat. Pada pertemuan ini, terdapat beberapa hal yang dibahas, utamanya tentang keadaan makro ekonomi.

“Jadi membahas update, makro ekonomi dijelaskan. Bahas capaian penerimaan negara dan asumsi makro 2018,” kata Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analisys (CITA) Yustinus Prastowo kepada Okezone, Kamis (25/5/2017).

Khusus untuk penerimaan, lanjutnya, tercatat penerimaan negara telah mengalami kenaikan hingga 18% hingga pada pertengahan Mei ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, pertemuan ini juga turut membahas evaluasi tax amnesty hingga Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan. “Bahas evaluasi tax amnesty hingga Perppu Nomor 1,” jelasnya.

Yustinus menambahkan, Perppu 2017 tentang akses informasi keuangan untuk kepentingan perpajakan, pemerintah bersama pihak terakit nantinya akan melakukan sosialisasi pada sejumlah daerah. Sebelum melakukan sosialisasi, penjelasan pun diberikan kepada analis dan ekonom dalam pertemuan malam tadi. “Sosialisasi ke analis pasar dan ekonom di lembaga keuangan,” ujarnya.

Namun, belum diketahui kapan sosialisasi akan dilakukan. Pemerintah pun masih menunggu persetujuan DPR RI terkait Perppu ini. “Sosialisasi masih tunggu keputusan dari DPR RI,” tutupnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement