BALI - PT Indonesia Power akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) dengan nilai investasi sekira USD600 ribu-USD800 ribu per satu megawatt (mw).
"Pembangkit baru PLTMH (nantinya dibangun) di Jawa Tengah. Lokasi pastinya di sekitar sungai di Banyumas, Jawa Tengah, agak ke utara sedikit," ungkap Corporate Secretary Indonesia Power Noesita Indriani, saat ditemui di Bali, Jumat (25/11/2011).
Adapun dana yang digunakan untuk membangun PLTMH tersebut, berasal dari belanja modal pada untuk tahun depan sebesar Rp914 miliar. Dana belanja modal tersebut berasal dari kas internal perusahaan.
Belanja modal tersebut, selain digunakan untuk pembangunan PLTMH yang saat ini masih dalam kajian, juga digunakan untuk meningkatkan keandalan pembangkit eksisting. Selain itu, dana tersebut akan digunakan untuk efisiensi modifikasi peralatan, dan juga untuk membangun pembangkit baru.
Sekadar informasi, selain sedang mengkaji PLTMH, perusahaan juga berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kawasan Tangkuban Perahu Jawa Barat.
Pengembangan pembangkit listrik tersebut, bekerja sama dengan Amerika Serikat (AS) yaitu Raser Technologi. Saat ini, pengembangan tersebut memasuki fase pra uji kelayakan atau feasibilities study. "Studi itu didanai oleh pemerintah AS kurang lebih USD900 ribu, yang sudah dilakukan sejak awal 2011," tandasnya. (mrt)
(Rani Hardjanti)