JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo memperoleh peringkat sebagai menteri keuangan terbaik 2011 se-Asia Pasifik versi The Banker. Prestasi ini akibat kesuksesannya menahkodai Bank Mandiri saat itu dan juga menekan pinjaman luar negeri.
"Manahkodai bank terbesar (Bank Mandiri) yang berprestasi dalam banyak aspek," ungkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Menteri Perdagangan dan juga mantan bankir JP Morgan Gita Wirjawan dalam pesan singkat kepada okezone, Rabu (22/2/2012).
Agus Marto memang pernah menahkodai Bank Mandiri di tahun 2005 sampai 2010 lalu, setelah sebelumnya juga pernah menjadi direktur utama di Bank Permata selama tiga tahun. Dia juga pernah bekerja di Bank of America (1984) dan Bank Niaga (1986-1994).
Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiadmadja, seiya sekata dengan pendapat Gita tersebut. Jahja menyebut, saat menjabat sebagai Direktur Utama di Bank Mandiri, Agus bisa meningkatkan kinerja Mandiri dengan baik.
"Sedangkan selaku menteri keuangan, (dia) bisa menekan pinjaman luar negeri RI serta menekan Suku bunga obligasi pemerintah sampai level yang rendah saat ini, tentunya dengan support dan kerja sama dengan Bank Indonesia (BI)," tambah Jahja.
Sebelumnya, The Banker, sebuah majalah keuangan internasional grup harian Financial Times yang berkantor pusat di London, menyematkan Best Finance Minister of The Year, Asia Pasifik dan Best Finance Minister of The Year 2012 kepada Agus Martowardojo.
Agus Marto, demikian panggilannya, masuk dalam jajaran menteri keuangan yang sebelumnya pernah memperoleh penghargaan serupa, seperti Menteri Keuangan India Pranab Mukherjee, Menteri Keuangan Pantai Gading Charles Koffi Oiby, Sekretaris Keuangan Filipina Margarito Teves, dan Menteri Keuangan Siowakia Jan Pociatek.
The Banker menilai, menkeu telah berhasil menyokong pertumbuhan ekonomi mencapai 6,46 persen dan membawa perubahan pada pelaksanaan anggaran dan perencanaan keuangan, meningkatkan iklim investasi di Indonesia, serta mengatur anggaran 2011 secara hati-hati.
(Widi Agustian)