"Total aset per September 2014 sebesar Rp11 triliun, meningkat dari Rp8,2 triliun per akhir Desember 2013. Total ekuitas juga mengalami peningkatan dari Rp764 miliar," ungkap Presiden Direktur Benny Purnomo saat ditemui di Menara MNC Bank, Rabu (12/11/2014).
Lebih lanjut dirinya menyebutkan bahwa saat ini MNC Bank telah memasuki BUKU II dengan posisi modal inti saat ini di atas Rp1 triliun setelah menyelesaikan right issue pada akhir Agustus 2014 lalu.
Sementara itu, Benny menyampaikan bahwa ke depannya bank akan fokus pada segmen consumer dan small medium enterprise (SME) dengan didukung oleh infrastruktur yang berbasis teknologi.
"Saat ini MNC Bank sedang membangun infrastruktur yang mengedepankan teknologi terdepan seperti mobile banking, internet banking, dan jaringan debit," ucap dia.
Dirinya menyebutkan bahwa strategi pemasaran MNC Bank adalah memaksimalkan potensi yang ada di MNC Group dengan melakukan sinergi dengan perusahaan-perusahaan dalam naungan MNC Group yang mencakup media, properti dan lembaga keuangan.
Selian itu Perseroan juga telah melakukan perubahan nama atas persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 15 Oktober 2014 lalu, dari PT Bank ICB Bumiputera Tbk menjadi PT Bank MNC Internasional Tbk.
(Rizkie Fauzian)