"Kalau tarifnya kan tergantung waktu juga. Kalau satu orang sejam ada tiga orang per hari ya dapatnya Rp300 ribu per hari. Kalau satu setengah jam Rp450 ribu. Jadi kalau sebulan bisa sampai Rp9 juta lebih," ungkapnya.
Dengan penghasilan yang terbilang sangat menggiurkan bagi profesi terapis, Lani mengaku tetap akan menjalankan profesinya sebagai terapis Go-Massage. Meskipun umurnya kini sudah tidak muda lagi. Bahkan Lani mempunyai harapan untuk bisa pergi melakukan ibadah Umroh ke tanah suci dengan hasil pundi-pundi yang didapatnya melalui Go-Massage.
"Biar sudah tua, tapi enggak capek kok, karena kan saya ngambilnya cewe. Kalau badan perempuan kan enggak musti kenceng mijitnya. Jadi mau mijit terus, kalau bisa sampai bisa pergi Umroh," pungkasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)