Bank Mandiri akan menggali pinjaman bilateral USD500 juta-1 miliar dan BRI segera menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II Rp4,65 triliun dan BNI dengan negotiable certificate of deposit (NCD) senilai Rp4 triliun dan obligasi Rp4 triliun. Menyusul kemudian Bank Permata akan menawarkan rights issue Rp5,5 triliun, Bank BJB Rp1,5 triliun, Bank Mayapada Rp1 triliun, dan Bank Sinarmas Rp100 miliar.
Ketiga, menggalakkan pameran. Selama ini pameran BTN Property Expo di Jakarta selalu menghasilkan buah manis. BTN Property Expo pada 15-23 Agustus 2015 mampu meraih tambahan KPR Rp1,6 triliun. Angka itu melampaui target yang ditetapkan Rp1,5 triliun.
Wow ! Begitu pula BTN Property Expo pada 13-21 Februari lalu, pastilah memenuhi target. Pameran semacam itu sepatutnya bukan hanya di Jakarta, juga di beberapa kota potensial seperti Bandung, Bandung Selatan, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Makassar, Medan, dan Denpasar.
Mengapa? Lantaran pameran itu menjadi instrumen pemasaran yang seksi untuk mengundang calon debitur dan investor. Apalagi ketika pameran itu menawarkan aneka stimulus seperti diskon, suku bunga kredit satu digit, suku bunga kredit tetap dengan tenor lebih panjang, dan hadiah yang cantik. Tentu saja, BTN mau tak mau wajib menggandeng mesra para pengembang.
(Rizkie Fauzian)