BPS Ungkap Syarat Agar Inflasi Bulan Puasa Terkendali

Dedy Afrianto, Jurnalis
Senin 02 Mei 2016 14:06 WIB
Ilustrasi : Okezone
Share :

JAKARTA - Sekira satu bulan dari sekarang, masyarakat akan memasuki bulan Ramadhan. Pemerintah pun dituntut untuk dapat mengendalikan harga bahan kebutuhan pokok sejak saat ini.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengungkapkan, inflasi pada saat Bulan Ramadan diprediksi dapat lebih baik apabila dibangunkan dengan Bulan Ramadan sebelumnya. Pasalnya, bulan Ramadhan kali ini sangat berdekatan dengan puncak musim panen.

"Menjelang Ramadhan kalau melihat inflasi ini ada peluang untuk lebih bagus dari tahun lalu. Karena saat ini kan masih terjadi penurunan seperti beras dan daging ayam. Jadi ini dapat kita jaga hingga puasa nanti," kata Suryamin di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (1/5/2016).

[Baca juga: Meski Deflasi, Harga Bawang dan Tomat Masih Tinggi]

Namun, imbuh Suryamin, pemerintah diminta untuk dapat menjaga distribusi pasokan pangan dari sekarang. Apabila distribusi ini dapat dijaga, masyarakat pun dapat menghemat anggaran belanja dengan terkendalinya harga kebutuhan pokok.

"Hanya tinggal nanti bagaimana distribusinya. Karena demand dari masyarakat jauh lebih besar, jadi perlu pengendalian melalui distribusi," tukasnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) juga memastikan bahwa sepanjang bulan Ramadhan akan terjadi inflasi secara nasional. Namun, inflasi ini diyakini masih dapat ditekan sehingga tidak menggoyahkan target inflasi tahunan pemerintah sebesar 4 persen plus minus 1 persen.

(Raisa Adila)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya