"Deflasi ini terjadi karena harga pangan yang menurun. Selain itu juga disebabkan karena tarif transportasi dan listrik yang juga turun karena penurunan harga BBM," kata Suryamin di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (1/5/2016).
Suryamin pun memberikan contoh pada meningkatkan jumlah orang Indonesia yang menggunakan angkutan udara pada penerbangan domestik.
"Jadi deflasi bukan berarti penurunan daya beli masyarakat. Kalau kita lihat daya beli masyarakat juga meningkat. Misalnya dari penerbangan domestik yang meningkat. Meskipun datanya baru bulan Maret tapi ini bisa menggambarkan," jelas Suryamin.
Untuk diketahui, BPS hari ini merilis data perkembangan transportasi nasional. Berdasarkan data BPS, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Maret 2016 adalah sebanyak 6,3 juta orang atau naik 7,88 persen secara month to month.
Peningkatan penggunaan moda transportasi penerbangan pun diharapkan masih tetap terjadi sepanjang April 2016. Pasalnya, harga tiket pesawat domestik kini tengah turun menyusul penurunan harga minyak dunia.
(Raisa Adila)