Mengukur Efektivias Relaksasi LTV Kredit Rumah

Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 22 Juni 2016 12:33 WIB
Share :

Bukan hanya bisnis itu. Sektor properti juga sanggup menyediakan ribuan kesempatan kerja baru mengingat sektor ini merupakan bisnis padat karya. Dengan bahasa lebih bening, sektor properti mampu menyerap ribuan tenaga kerja sehingga menekan tingkat pengangguran terbuka yang mencapai 5,5 persen per Februari 2016 turun dari 5,81 persen dari setahun sebelumnya. Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi. Sungguh, gairah sektor properti sangat diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kian subur.

Ditambah lagi ketika nanti tatkala Undang- Undang Pengampunan Pajak (Tax Amnesty ) sudah diberlakukan yang diharapkan dapat mendatangkan dana repatriasi sekitar Rp200 triliun. Keempat, namun jangan pernah alpa bahwa larangan rumah inden itu bertujuan untuk melindungi nasabah KPR. Dengan bahasa lebih lugas, dengan rumah yang seutuhnya sudah jadi, nasabah akan lebih terjamin untuk memiliki rumah yang layak huni sesuai dengan yang diperjanjikan oleh pengembang.

Satu hal yang tidak boleh diabaikan adalah regulator wajib terus menerus meningkatkan prioritas untuk melindungi kepentingan nasabah. Lebih dari itu, regulator hendaknya juga senantiasa waspada akan potensi risiko gelembung pada sektor properti.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya