YOGYA – Joglo merupakan rumah adat masyarakat Jawa. Bukan sekedar hunian, lebih dari itu Joglo merupakan suatu simbol yang penuh makna dalam kehidupan masyarakat Jawa.
Pada dasarnya Joglo berdenah bujur sangkar dengan empat pokok tiang di tengah yang disebut saka guru dan menggunakan blandar bersusun yang disebut tumpangsari. Joglo memiliki empat pilar utama sebagai penyangga utama rumah, dimana tiang utama ini mewakili arah angin.
Joglo memiliki bagian-bagian ruangan sesuai dengan fungsinya. Masing-masing ruang memiliki nama serta pakem posisi yang sejak zaman dahulu hingga sekarang tak pernah berubah.
Pendapa
Merupakan bagian paling depan Joglo yang mempunyai ruangan luas tanpa sekat. Ruang ini sering digunakan sebagai tempat pertemuan untuk acara besar bagi penghuninya. Pendopo biasanya terdapat soko guru, soko pengerek dan tumpang sari.