“Kami pun optimistis tahun ini bisa mencetak laba,” tegasnya.
Sementara itu untuk ekspor pada kuartal I-2016 nilainya tercatat Rp1,47 triliun atau setara 42,86 persen dari total penjualan. Sedangkan raihan ekspor pada periode Januari-Maret 2015 jumlahnya sebesar Rp1,27 triliun atau 41,3 persen dari total revenue pada masa itu.
Jika berkaca pada kinerja keuangan sepanjang tahun lalu, perseroan membukukan penjualan bersih Rp12,97 triliun dengan rugi bersih sebesar Rp313,32 miliar. Pada 2015 pendapatan perseroan dari pasar luar negeri mencapai Rp5,53 triliun atau setara 42,68 persen dari total penjualan.
Perseroan menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar USD80 juta di 2016. Rencananya dari dana tersebut sebagian besar akan difokuskan untuk memproduksi ban dengan jenis Truck&Bus Radial (TBR). Kata Christopher, jenis ban TBR akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat.
(Dani Jumadil Akhir)