JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyatakan suku bunga kredit bisa kembali turun pada sisa 2016 setelah penurunan bunga acuan Bank Indonesia "7-Day Reverse Repo Rate" ke lima persen pada September.
Direktur BCA Santoso di Jakarta, Selasa, menuturkan saat ini sebenarnya beberapa segmen kredit BCA sudah bertengger di satu digit, misalnya segmen konsumer untuk kredit pemilikan rumah (KPR) sebesar 8,8--8,9 persen.
"Seharusnya dengan suku bunga satu digit, permintaan pembiayaan bisa lebih digencarkan," ujarnya.
Penurunan suku bunga KPR ke satu digit itu menyusul rentetan pelonggaran kebijakan moneter oleh BI yang dilakukan sejak awal tahun.