"La nina ini yang berdampak negatif terhadap produksi pangan," terangnya.
Sementara itu untuk karakteristik inflasi di Indonesia secara umum banyak dipengaruhi kejutan, terutama gangguan pasokan dan distribusi pangan dan kebijakan strategis dari pemerintah.
"Untuk inflasi antara daerah juga menunjukan perbedaan seiring dengan perbedaan kualitas infrastruktur logistik, kemampuan produksi lokal, kebijakan administrasi harga dan struktur pasar di daerah," kata dia.
BI memprediksikan inflasi tahun 2016 akan berada pada batas bawah dari rentang 4 plus minus 1 persen.
(Rani Hardjanti)