ExxonMobil Tunggu Amdal Tingkatkan Produksi Blok Cepu

, Jurnalis
Selasa 10 Januari 2017 14:52 WIB
Ilustrasi kilang minyak mentah. (Foto: Okezone)
Share :

Dengan lebih dulu mengembangkan minyak, Luhut mengatakan belum tentu nantinya akan ada PSC. "Tidak dua kali. Mungkin nanti ada perbaikan implementasi atau penyesuaian dengan keadaan harga seperti sekarang ini," imbuhnya.

Mantan Kepala Staf Presiden itu mengaku kontraktor migas asal Amerika Serikat itu tidak memiliki permintaan khusus. Ia juga mengatakan semua urusan mengenai fiskal seperti insentif pajak atau nilai bagi hasil masih terus dibicarakan dengan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.

Namun dia menekankan isi kontrak itu harus menguntungkan kedua belah pihak, baik konsorsium maupun pemerintah. "Yang jelas kita mau semua menguntungkan," ujarnya.

Penandatanganan kontrak bagi hasil Blok East Natuna terus mundur lantaran belum adanya kesepakatan pemerintah dan konsorsium mengenai syarat dan ketentuan kontrak. Konsorsium meminta agar syarat dan ketentuan dalam draf PSC atraktif secara ekonomi.

Sayangnya, pengembangan gas masih terkendala teknologi dan risiko kerusakan pipa karena kadar karbon dioksida yang mencapai 72 persen. Ada pun pemerintah menginginkan agar segera ada kegiatan ekonomi di wilayah itu.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya