Mirip dengan Berlin, Jerman Jajaki Kerjasama Tata Kota dengan Yogyakarta

Koran SINDO, Jurnalis
Jum'at 10 Maret 2017 13:35 WIB
Foto: Koran Sindo
Share :

Yogyakarta ini kan tata kota dulu yang dibangun oleh Belanda. Yang dibangun hanya dalam kota ini. Luar (Yogyakarta) kan juga butuh tata kota sendiri,” katanya. Raja Keraton Yogyakarta ini mengungkapkan, persoalan tata ruang di DIY keterbatasan dalam mengembangkan infrastruktur khususnya jalan.

“Saya rasa masalah infrastruktur. Dia (duta besar Jerman) mungkin nggak tahu kalau Yogyakarta saat weekend sudah crowded . Itu juga harus dipecahkan,” ungkapnya. Menurut dia, untuk memecahkan persoalan kepadatan kendaraan di Kota Yogyakarta diharapkan tidak menimbulkan problem sosial di kota.

Kendaraan yang mau masuk kota didesain tidak lewat kota lagi. “Sleman ke Gunungkidul misalnya kita bangun jembatan di Nglanggeran agar tidak harus melewati kota. Ini baru pemikiran. Kami perlu belajar dan perbandingan,” kata Sultan. Namun hal tersebut butuh pemikiran yang matang.

Pasalnya membangun jembatan sebagai upaya untuk mengalihkan kendaraan tidak melewati kota merupakan investasi yang mahal. “Kalau tidak mengurangi beban kota juga percuma. Maka kami perlu ahli tata kota yang berpengalaman,” tandasnya.

(Raisa Adila)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya