Gaji Arsitek dan Insinyur di Seluruh Dunia Alami Kesenjangan Cukup Tinggi

Agregasi Rumah123.com, Jurnalis
Senin 13 Maret 2017 10:28 WIB
Ilustrasi: Rumah123
Share :

JAKARTA – Perusahaan pemasok piranti lunak building image modelling ClearEdge3D melakukan survei penghasilan per tahun para arsitek, insinyur, dan pekerja kontruksi profesional (AEC) di seluruh dunia.

Survei ini melibatkan 6.500 pekerja di seluruh dunia. Sebanyak 65% di antaranya berasal dari Amerika Serikat, 14% dari Eropa, dan sisanya 21% berasal dari luar dua kawasan ini.

“Ada perbedaan besar dalam hal pendapatan di wilayah regional besar pada industri AEC,” tulis laporan survei.

Para pekerja industri AEC di Amerika Serikat dan Kanada mendapatkan pendapatan per tahun lebih besar dari kolega mereka di Eropa. Sebenarnya, kalau dilihat lagi para arsitek, insinyur, dan pekerja konstruksi di Amerika Utara, Eropa, serta wilayah Asia-Australia-Selandia Baru bisa menikmati pendapatan yang terentang dari yang terendah hingga tertinggi.

Ada yang masuk kategori di bawah USD50.000 (Rp669 juta) per tahun, USD50.000-74.999 (Rp669 juta-Rp1 miliar), dan USD75.000-99.999 (Rp1 miliar - Rp1,3 miliar). Atau masuk kategori USD100.000-124.999 (Rp1,3 miliar-Rp1,6 miliar), USD125.000-149.999 (Rp1,6 miliar-Rp2 miliar). Hingga masuk kategori USD150.000-174.999 (Rp2 miliar-Rp2,3 miliar) dan juga lebih dari USD175.000 (Rp2,3 miliar).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya