Sementara para pekerja di Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan masih cukup beruntung karena rata-rata gaji mereka ada yang masuk kategori USD100.000-124.999 (Rp1,3 miliar-Rp1,6 miliar).
Bandingkan kalau rata-rata pekerja di industri yang sama di Eropa Timur, paling tinggi hanya menerima USD75.000-99.999 (Rp1 miliar - Rp1,3 miliar). Sementara para arsitek, insinyur, dan pekerja konstruksi di Timur Tengah harus puas dengan pendapatan dalam kategori di bawah USD50.000 (Rp669 juta), USD50.000-74.999 (Rp669 juta-Rp1 miliar), dan USD75.000-99.999 (Rp1 miliar - Rp1,3 miliar).
Yang paling apes adalah pekerja AEC di Afrika yang kebanyakan menerima pendapatan di bawah USD50.000 (Rp669 juta). (tro)
(Rani Hardjanti)