"Sekali lagi ini agar betul-betul, dengan tadi angka inflasi yang kita sampaikan 3,02% itu, betul-betul ini dilihat terus. Saya khawatir tahun ini, kalau kita enggak hati-hati kita tidak akan bisa mempertahankan diangkat 3 sampai 3,5%," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurut Jokowi, setiap tahunnya inflasi ditargetkan dapat turun. Pasalnya, apabila dibandingkan dengan inflasi negara maju yang hanya nol koma sekian persen hingga 1%, inflasi Indonesia masih cukup tinggi.
Jokowi pun tak ingin inflasi Indonesia menyentuh angka 8% hingga 9% seperti beberapa tahun silam. Sebab, tingginya inflasi akan berdampak pada sia-sianya pertumbuhan ekonomi yang dicapai.
"Kita yang dulu-dulu, masa inflasi sampai 9% sampai 8% bahkan lebih, harus dikendalikan," tutupnya.
(Fakhri Rezy)