Selain itu, Enggar mengatakan tidak membatasi berapa jumlah impor garam konsumsi yang dibutuhkan. Selain itu, pengusaha garam juga dibebaskan untuk mengimpor garam dari negara mana pun.
"Terserah mereka, dari Australia dan India. Katanya India lagi banjir. Si importir cari yang harganya murah," jelasnya.
Namun untuk besaran jumlah impor garam konsumsi yang akan dibeli dari negara lain, Enggar nengatakan belum mengetahui secara detail karena data ada di KKP.
"Menteri teknis. Yang tahu KKP (angka impor)," tukasnya.
(Fakhri Rezy)