PEKANBARU - Pemerintah berencana mengimpor garam dari negara tetangga. Mengingat, harga garam belakangan ini terus melambung tinggi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Darmin Nasution menjelaskan, banyak negara yang menjadi alternatif untuk mengimpor garam. Untuk itu, tidak menutup kemungkinan juga Indonesia mengimpor garam dari Australia.
"Namun tujuan utama kita adalah mengimpor garam dari Negara Australia," ucap Darmin saat kunjungan kerja di Pekanbaru, Riau Senin (31/7/2017).
Baca Juga:
Mendag Enggar: Terserah Pengusaha Garam Mau Impor dari Negara Mana
Alasan Pemerintah Impor 75.000 Ton Garam
Pemerintah juga sedang mencari tahu apa yang menjadi penyebab harga garam di pasaran melambung. Ke depannya, lanjut dia, pemerintah akan membenahi petani garam agar bisa memproduksi garam lebih banyak.
"Karena kenaikan bukan hanya terjadi di garam yang dikonsumsi, tetapi garam nonkonsumsi juga," ucapnya.
Baca Juga:
Harga Garam Naik 400%, Omzet Pedagang Ini Anjlok hingga 70%
Waduh! Langka dan Mahal, Pengusaha Garam Terancam Bangkrut
Hasil penelusuran, tingginya harga garam yang memaksa pemerintah membuka keran impor karena petani garam kurang diperhatikan. Ke depannya pemerintah akan membenahi berbagai infrastruktur untuk petani garam.
"Kita terus cari akar permasalahan mengapa bisa tinggi harga garam," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)