"Itu tidak dibedakan lagi ke depan ini," katanya.
Menko Luhut juga mengatakan teknologi ini tidak akan hanya digunakan oleh PT Garam (Persero), tetapi perusahaan lain juga bisa memproduksi garam kualitas bagus dengan teknologi tersebut.
"Enggak. Swasta juga (bisa produksi). Kita ini kalau dapat air yang bagus dengan cara yang bagus, kita juga bisa bikin 97% itu. Enggak ada masalah," tukasnya.
(Fakhri Rezy)