Thailand Bangun Jaringan Kereta Super Cepat, Nilai Kontraknya Rp2,09 Triliun

Koran SINDO, Jurnalis
Kamis 07 September 2017 14:22 WIB
Ilustrasi: Pattayamail
Share :

Baca juga: Bertemu Jokowi, Penasihat Khusus PM Jepang Bahas Pelabuhan Patimban hingga Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Dia menambahkan, pemerintahan junta ingin menunjukkan kekuatan diplomasi mereka kepada dunia. Sedangkan Agatha Kratz, peneliti dari European Council on Foreign Relations, juga mempertanyakan jumlah rasio penumpang dan kargo yang akan diangkut kereta supercepat tersebut.

“Belum jelas juga bagaimana sebenarnya proyek tersebut untuk digunakan,” katanya. Diamengatakan, proyekitu sebenarnya bukan untuk kereta supercepat, tetapi direncanakan untuk kecepatan medium sekitar 160 km per jam. Namun, Kratz mengungkapkan, kalau proyek itu menguntungkan bagi Thailand untuk meningkatkan infrastruktur jalan dan rel kereta api.

Thailand berpikir prospek pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan ekspor ke China dengan proyek kereta supercepat. China merupakan mitra perdagangan terbesar kedua setelah Jepang bagi Thailand. “Bangkok butuh memperluas pasar ekspor,” kata peneliti senior politik Asia Tenggara dari Universitas London, Carlo Bonura. Thailand melihat jaringankeretadengan China akan menjadi jaminan sukses industri Thailand.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya