Kebutuhan Kartu Uang Elektronik Capai 3 Juta, Gubernur BI: Saat Ini Baru 1,5 Juta

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis
Jum'at 06 Oktober 2017 21:42 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, hingga saat ini sudah ada sekira 1,5 juta kartu uang elektronik yang telah di distribusikan oleh perbankan. Jumlah ini setelah melakukan uji coba sejak Idul Adha lalu.

Menurut Agus, sejak uji coba lalu, pihaknya terus memantau di lapangan berapa uang elektronik yang telah beredar. Pasalnya ada 3 juta lebih kartu uang elektronik yang akan disitribusikan.

"Yang kami ikuti lapangan terakhir ada 1,5 juta kartu yang terdistribusi dan kebutuhan kartu itu ada di kisaran 3 juta kartu," ungkapnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Kepala BPJT Herry TZ menambahkan, adapun jumlah ini diterbitkan oleh perbankan yang sudah ikut dalam program elektronifikasi ini, mulai dari bank negara hingga bank swasta.

"Ini akan dipenuhi bank penerbit. Sekarang sudah ada 4 bank Himbara dan BCA. Acuan kami kepada masing-masing bank, jumlah lalin harus dipenuhi. Dengan sekarang 72%. Artinya yang belum punya 28%. Jadi tidak sebesar awal dilaksanakan," tukasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya