Mari Mendulang Untung dari Investasi ORI014

, Jurnalis
Sabtu 07 Oktober 2017 06:42 WIB
Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)
Share :

Seiring penurunan tingkat bunga, investasi melalui instrumen ORI masih tetap menarik. Penurunan bunga diprediksi masih akan berlangsung hingga tahun depan dan kupon ORI 014 sebesar 5,85% untuk jangka waktu 3 tahun diyakini masih  menarik. Tak hanya itu, saat Minimum Holding Period berakhir (setelah tanggal pembayaran kupon di bulan kedua), para investor berkesempatan mendapatkan capital gain bila harga ORI sudah mencapai level premium.

Saat ini, untuk SUN seri benchmark yang berjangka waktu 10 tahun yield-nya sekitar 6% atau turun sekitar 168.5 basis poin (16,8%) dibandingkan dengan tahun lalu. Namun demikian, apabila dibandingkan dengan negara lain, yield obligasi Indonesia masih termasuk tinggi sehingga investor asing berlomba-lomba membeli obligasi Indonesia. Di pasar sekunder, kepemilikan ORI tidak dibatasi hanya untuk investor WNI saja, sehingga investor asing dan institusi juga siap menampung ORI yang dijual oleh investor individu pemilik ORI yang ingin merealisasikan capital gain-nya.

Baca Juga: Melantai di Bursa Lewat Mekanisme Backdoor Listing

Selain peluang keuntungan, investasi pada instrumen ORI juga relatif aman. Alasannya jelas karena instrumen ini dijamin undang-undang, sehingga Pemerintah wajib membayar kupon setiap bulan, selain membayar pokok secara tepat waktu dan tepat jumlah saat  jatuh tempo. Bila butuh dana cepat, pemegang ORI dapat menjual kembali kepada Agen Penjual yang diwajibkan menjadi stand by buyer.

Lebih dari itu, dengan berinvestasi pada instrumen ORI, masyarakat turut berpartisipasi dalam pembangunan untuk kesejahteraan bersama. Misi mulia itu juga menjadi tagline ORI014,yaitu “Membangun Negeri Untuk Sejahtera Bersama”.Seperti diketahui, komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia butuh dukungan pendanaan sangat besar. Partisipasi masyarakat dengan berinvestasi melalui instrumen ORI merupakan sumbangan berarti untuk menambah anggaran dan belanja negara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya