JAKARTA - Airbus sedang menyusun kemungkinan rencana untuk menghentikan produksi pesawat jet terbesar di dunia, A380 superjumbo jika gagal capai kesepakatan dengan maskapai penerbangan Emirates.
“Jika tidak ada kesepakatan Emirates, Airbus akan memulai proses untuk mengakhiri produksi A380,” kata seseorang yang menjelaskan rencana tersebut seperti dilansir CNBC.
Airbus dan Emirates menolak berkomentar. Airbus juga menolak mengatakan berapa banyak orang yang mengerjakan proyek tersebut.
Baca Juga: CEO Tom Enders Mundur, Airbus Cari Bos Baru di 2018
Setiap hal yang mematikan diperkirakan akan dilakukan secara bertahap dan memungkinkan Airbus untuk menghasilkan pesanan langsung, terutama dari Emirates.
Dengan banyaknya pesanan akan mnejadi cukup untuk bertahan hingga awal dekade berikutnya pada tingkat produksi saat ini, menurit analisis Reuters.