Selain itu lanjut Anton, hal yang mempengaruhi banyaknya sektor perkantoran yang kosong adalah kondisi perekonomian yang dinilai masih belum bisa tumbuh pesat. Hal tersebut pun mempengaruhi perkembangan bisnis perusahaan-perusahaan seperti oil, gas hingga perbankan.
Baca Juga: Walah, Banyak Pasokan Gedung Baru Buat Harga Sewa Kantor Turun 9%
"Kondisi ini (kantor sepi) akibat aktivitas bisnis yang tidak berkembang, Seperti oil dan gasm perbankan dan lain-lain. Bahkan ada yang tutup malah," jelasnya
Perusahaan teknologi serta e-commerce menjadi satu-satunya yang paling banyak menyumbang permintaan kantor. Hal tersebut tidak terlepas dari semakin berkembangnya industri e-commerce dan perusahaan teknologi di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan.
"Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi merupakan pasar yang cukup potensial, hal ini tentunya seiring dengan keinginan mereka untuk pindah ke lokasi yang lebih prestisius," jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)