"Kalau suku bunganya naik terus padahal mereka ada di level aman katakanlah sampai 6% saja. Harusnya kan 11-12% itu masih oke kalau proteksi mereka semua dinaikkan ya semua developer bertumbangan," kata Eman
"Enggak hanya developer yang lain juga sektor riil semua yang punya pinjaman bank pasti bertumbangan. Otomatis. Jadi kita bekerja untuk bank bukan untuk sektor riil," imbuhnya.
Lagi pula lanjut Eman, selama penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Indonesia, banyak sekali perbankan yang tidak mengindahkannya. Banyak sekali perbankan yang justru menahan bunga kreditnya di atas angka yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Baca Juga: Tembus Rp14.000/USD, BI Sebut Kurs Rupiah Tidak Sesuai dengan Fundamental Ekonomi
Saya mendeteksi penurunan suku bunga tidak banyak diikuti perbankan. Jadi ini juga perbankan harus melihat punya tanggung jawab terhadap sektor riil jadi jangan selalu proyek terhadap sektor riil untuk dirinya sendiri.
"Jadi pada saat suku bunga acuan BI naik ya dia ikut naikkan. Sedangkan kalau turun dia nanti tahan bunganya," ucapnya.