"Pertumbuhan ekonomi nasional cukup solid didukung oleh laju konsumsi yang cukup baik," katanya.
Adapun kebijakan dalam mendorong ekspor dan industri penghasil devisa, antara lain.
1. Memberikan insentif bagi lembaga jasa keuangan untuk menyalurkan pembiayaan ke industri yang berorientasi ekspor, industri penghasil barang substitusi impor dan industri pariwisata, diantaranya melalui penyesuaian ketentuan prudensial, seperti ATMR. BMPK, Penyediaan Modal Inti dan Kualitas Aktiva.
2. Merevitalisasi peran lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui refocusing peran LPEI untuk lebih fokus pada pembiayaan industri berorientasi ekspor, meningkatkan peran LPEI dalam penyedia instrumen hedging untuk transaksi ekspor dan penyedia reasuransi untuk asuransi terkait ekspor.