Sedang Mencari Pekerjaan? Hindari 9 Kesalahan yang Terkesan Sepele Ini

Rafida Ulfa, Jurnalis
Jum'at 14 September 2018 06:11 WIB
Ilustrasi Melamar Kerja (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA – Melamar pekerjaan adalah langkah awal seseorang untuk bisa bekerja di kantor idaman. Maka, proses pelamaran kerap diibaratkan sebagai masa penjajakan, yang akan ditindaklanjuti ke jenjang berikutnya, yakni fase interview.

Salah satu situ yang situs mediasi antara perekrut dan pencari pekerja, LinkedIn, biasanya menjadi tolak ukur. Baik baik perusahaan nasional maupun internasional.

Dilansir oleh Okezone dari Business Insider, Kamis (13/9/2018), Marc Diskstein dan Evangelia Leclaire membagikan beberapa kesalahan umum yang orang-orang buat saat melamar pekerjaan.

1. Hanya menuliskan jabatan pekerjaan saja

“Ini adalah kesempatan yang bagus untuk menunjukkan personal brand Anda, yang biasanya bukan prioritas bagi mereka yang membuat jabatan pekerjaan,” kata Dickstein.

Daripada mengatakan bahwa Anda hanya seorang software engineer, katakanlah bahasa pemrograman atau bidang apa yang Anda khususkan.

2. Rangkuman dalam profil tidak menjelaskan tentang passion, apa yang dicari di LinkedIn, atau apa yang membedakan Anda dengan yang lainnya

Banyak orang yang tidak mau menulis ringkasan. Menurut Dickstein itu adalah masalahnya.

"(Ringkasan Anda) Harus menunjukkan gairah dan kegembiraan Anda tentang apa pun yang dilakukan -dan ingin lakukan," kata Dickstein.

3. Foto yang tidak professional

“Jika profil LinkedIn Anda kosong dan gambar Anda terlihat seperti potongan dari foto grup dari pernikahan keluarga, pasti perekrut akan melewatinya,” ujar Leclaire.

Dickstein mengatakan, Anda tidak perlu menyewa seorang fotografer profesional, tetapi pastikan kepala Anda terlihat, latar belakangnya sederhana, wajah ditunjukkan dengan jelas, dan Anda mengenakan pakaian bisnis kasual.

4. Tidak menjelaskan bagaimana keunggulan dalam pekerjaan sebelumnya

Beralih ke bagian pengalaman, Anda akan memerlukan lebih dari sekadar nama perusahaan dan jabatan Anda. "Nama perusahaan lama Anda dan jabatan Anda tidak secara efektif menggambarkan pencapaian Anda," kata Dickstein.

"Perekrut ingin memahami tantangan apa yang Anda hadapi dan taktik yang Anda gunakan,” tambahnya.

(Feb)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya