Saat mencoba makan, rasa Mi Goreng ini diakui enak, meski memang harus merogoh kocek yang lebih dalam. Memang harga dan rasa makanan seperti restauran mewah.
I Wayan menyatakan, menu yang dimasak oleh dirinya itu, pada hari pertama acara internasional berlangsung, Senin 8 Oktober 2018, laku hingga 26 porsi. Pada hari kedua, Selasa 9 Oktober 2018, penjualan melonjak jadi sebanyak 50 porsi.
"Banyak pengunjung dari negara-negara asing malah yang ke sini, mereka pesan makanan dan makan di sini," kata dia. Untuk diketahui, pertemuan para pelaku ekonomi di dunia ini berlangsung sejak 8-14 Oktober 2018. Sekitar 34.000 peserta dari 189 negara hadir di Bali.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)