Ini Penyebab Ekonomi Syariah RI Tak Berkembang

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Selasa 11 Desember 2018 22:09 WIB
Foto: Yohana Okezone
Share :

SURABAYA - Indonesia terus berupaya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air. Pasalnya sebagai negara dengan jumlah penduduk mayoritas muslim, Indonesia masih menjadi pasar terbesar, bukan menjadi pelaku utama di dunia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai lambatnya perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia didorong rendahnya perkembangan industri halal, khususnya di sektor riil. Menurutnya, dalam sektor keuangan, perbankan syariah memiliki likuiditas yang cukup untuk menyalurkan pembiayaan.

 Baca Juga: BI: Keuangan Syariah Indonesia Mulai Bergeliat

Dia menyatakan, penyaluran pembiayaan syariah kini sudah membaik berada di 5,9% dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya bertengger di 5%. Meski demikian, kondisi ini tetap menunjukkan lambatnya perkembangan ekonomi syariah Indonesia dibandingkan negara lainnya.

"Saya pikir kendalanya bukan di pembiayaan, karena perbankan kita sebenarnya cukup siap membuka dana kembangkan pembiayaan syariah, yang justru lebih lambat berkembangnya adalah sektor riilnya syariah itu sendiri," ujar Darmin saat membuka acara Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF) 2018, di Surabaya, Selasa (11/12/2018).

Mantan Gubernur Bank Indonesia ini menyatakan, lambatnya perkembangan sektor riil syariah membuat rendahnya permintaan pembiayaan syariah. Untuk itu, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia guna meningkatkan konektivitas dan kegiatan ekonomi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya