Di sisi lain, terdapat agen kargo melalui PT Sumber Jaya Limec Cargo (SJL) yang mempertanyakan keputusan pengelola Kargo Garuda Indonesia diklaim memutus kontrak keagenan.
Direktur Utama Sumber Jaya Limec Cargo Lim Bendy menyebut pihaknya mengalami pemutusan sepihak. Dia menjelaskan, tarif kargo domestik Garuda yang dikelola SJL disebut terlalu murah oleh Garuda. Tetapi, kata dia, tarif murah itu karena target kargo yang bisa disediakan SJL lebih banyak dibandingkan agen lain.
“Kami masih menunggu komunikasi. Kami berharap masih ada fasilitasi dari Garuda Indonesia yang sudah bermitra dengan kami selama kurang lebih 15 tahun,” ucapnya. Dia berharap ada penyelesaian dari Garuda Indonesia selaku pemilik kargo udara.
Baca Juga: Tarif Kargo Udara Mahal, 4 Perusahaan Logistik Bangkrut
Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan mengatakan, ter kait polemik dengan PT Sumber Jaya Limec Cargo, pihaknya akan memfasilitasi untuk mendapatkan hasil yang tidak akan merugikan Garuda maupun pihak SJL. Dia mengatakan, Garuda Indonesia akan melakukan investigasi internal untuk mendapatkan solusi bagi kedua belah pihak. (Ichsan Amin)
(Dani Jumadil Akhir)