JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana melakukan pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo. Saat ini proses pengembangan sendiri sudah memasui tahap lelang.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Udara) Kementerian Perhubungan Polana Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, hingga saat ini sudah ada lima konsorsium yang memperebutkan proyek Bandara yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut. Lima konsorsium itu sendiri terdiri dari perusahaan asing maupun lokal.
Polana pun menyebutkan secara rinci kelima konsorsium yang mengikuti lelang. Konsorsium pertama adalah PT Cardig Aero Services Tbk bersama dengan Changi Airports International Pte Ltd.
Baca Juga: Bandara Komodo 'Dipercantik' demi Pikat Turis
Lalu konsorsium yang kedua adalah Konsorsium PT Astra Nusa Persada dan Aeroport de Paris International dari Perancis. Kemudian konsorsium yang ketiga adalah PT Angkasa Pura II (Persero) bersama Muhibbah Engineering Bhd, PT Adhi Karya, PT Brantas Abhipraya, dan PT Citilink Indonesia.