Elpiji Pulau Layang
Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji di daerah Sumatera bagian selatan (Sumbagsel), PT Pertamina (Persero) membangun dua tangki gas elpiji berkapasitas masing-masing 1.500 metrik ton di Depot Elpiji Pulau Layang, Palembang. ”Depot Pulau Layang ini mendistribusikan gas elpiji untuk daerah Sumbagsel meliputi empat wilayah, yaitu Sumsel, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung,” ujarnya. Dia menjelaskan, Pertamina menggelontorkan investasi sekitar Rp200 miliar untuk membangun dua tangki itu. Adapun pembangunan fasilitas itu digarap oleh PT Rekayasa Industri (Rekin) selaku perusa haan pelat merah yang bergerak di bidang konstruksi untuk industri.
”Ini merupakan salah satu sinergi BUMN,” ujarnya. Gandhi mengungkapkan, penambahan fasilitas tangki tersebut diharapkan stok gas elpiji di depot itu meningkat tiga kali lipat dari semula 1.250 metrik ton (mt) menjadi 4.250 mt. Menurut Gandhi, Pertamina juga berencana membangun tangki gas elpiji di Bengkulu berkapasitas 1.000 metrik ton dan Jambi berkapasitas 500 metrik ton. ”Kedua tangki tersebut dibutuhkan masing-masing investasi senilai Rp150 miliar,” ujarnya. Menurut dia konsumsi gas elpiji diproyeksikan terus mengalami peningkatan sesuai dengan pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
(Hatim Varabi)
(Kurniasih Miftakhul Jannah)