Usai Nyoblos, Berburu Diskon di Mana-Mana

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 16 April 2019 12:16 WIB
Foto: Koran Sindo
Share :

Shinta Kamdani, tokoh pengusaha perempuan nasional, memastikan brand partners yang tergabung dalam pro gram KlingKing Fun lebih dari 250 brand, baik lokal maupun internasional. Tidak menutup kemungkinan jumlah itu akan terus bertambah karena pro gram ini tidak hanya digelar di Jakarta. “Caranya mudah, tinggal tunjukkan atau foto jari yang dicelup tinta biru tanda sudah mencoblos. Pemilih langsung bisa mendapatkan diskon, voucher, dan banyak promo lainnya,” jelasnya. Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Tunjung Sulaksono menilai upaya memberikan diskon bagi konsumen yang menggunakan hak pilih di pemilu merupakan gagasan bagus dan kreatif. Dia melihat, langkah ini terutama di arahkan kepada kelompok milenial yang porsinya sangat besar.

Keterlibatan toko online /ritel sendiri juga menarik karena menjadi wujud kepedulian dan partisipasi swasta/sektor privat dalam menurunkan angka golput sesuai kapasitas mereka,” ungkapnya tadi malam. Menurutnya, sudah seharusnya pemilu menjadi pesta demokrasi rakyat. Namun ke depan, keterlibatan masyarakat dalam demokrasi perlu diperdalam tidak hanya pada saat pemilu.” PR bersama bangsa ke depan adalah membangun demokrasi yang lebih substantif, tidak hanya sekedar tidak golput, tetapi warga negara harus didorong untuk menjadi penikmat aktif dari proses penyelenggaraan pemerintahan ini dengan secara berkesinambungan minimal mengasah nalar kritis untuk meningkatkan civic engagement. Karena warga negaralah pemilik kedaulatan itu sen diri,” pungkas dosen Fisipol UMY ini.

Gunakan Hak Pilih Sesuai Nurani

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengimbau seluruh warga negara yang telah memenuhi syarat agar menggunakan hak konstitusionalnya alias tidak golput dalam pemilu yang berlangsung Rabu (17/4/2019) besok. “Gunakan hak pilih dengan nalar dan nurani untuk memilih calon presiden/wakil presiden serta calon-calon wakil rakyat (DPD/DPR/ DPRD) yang memenuhi kriteria profetik, shidiq (benar), tabligh (bisa menyampaikan hal yang benar), amanah (dapat di percaya), dan fathanah (cerdas),” tutur Kiai Said di Kantor PBNU, Jakarta, kemarin. Imbauan senada disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

Dia menyerukan agar seluruh warga negara yang memiliki hak pilih agar menggunakan hak politiknya dengan penuh tanggung jawab, cerdas, menjaga persatuan, menjunjung tinggi moralitas, toleransi, dan kesantunan. “Jauhi politik uang dan segala transaksi yang dilarang oleh agama, moralitas, dan hukum yang berlaku,” tutur Haedar di Jakarta kemarin. Menurutnya, semua warga negara dan para pihak baik dalam masa pemilihan mau pun sesudahnya hendaknya bersama-sama menciptakan ketertiban dan kedamaian. “Hendaknya menjauhi segala bentuk pernyataan dan sikap yang bernuansa hasutan, perselisihan, kegaduhan, dan tindakan yang merugikan kehidupan berbangsa dan bernegara,” paparnya.

(Abdul Rochim/Hafid Fuad/Suharjono/Oktiani Endarwati)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya