JAKARTA - PT Putra Mandiri Jembar Tbk resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Emiten berkode saham PMJS tersebut menjadi perusahaan tercatat ke-53 di tahun 2019 atau ke-666 di BEI.
Dalam aksi korporasi ini perseroan melepas sebanyak-banyaknya 137,6 juta saham baru ke publik. Harga yang ditawarkan yakni sebesar Rp125 per saham, sehingga perusahaan bakal meraup dana segar sebesar Rp17,2 miliar.
Baca juga: Perdana di BEI, Saham Ginting Jaya Energi Naik 22,2%
Dalam pembukaan perdagangan, saham PMJS naik 75 poin ke level Rp212 dari harga IPO, atau mengalami kenaikan 69,6%. Saham PMJS ditransaksikan sebanyak 5 kali dengan volume sebanyak 1 juta lembar dan menghasilkan nilai transaksi Rp212 juta.
"Rencananya kami akan menggunakan seluruh dana hasil IPO untuk pemberian pinjaman kepada perusahaan anak yakni PT Dipo Internasional Pahala Otomotif," ungkap Direktur Utama Putra Mandiri Jembar Fritz Gunawan dalam pembukaan perdagangan di BEI, Jakarta, Rabu (18/12/2019).
Menurutnya, dana tersebut akan digunakan oleh Dipo Internasional Pahala Otomotif untuk belanja modal dalam rangka pengembangan atau ekspansi usaha. Di antaranya pembangunan dealer baru berikut fasilitasnya dan memperluas jaringan dealer yang dapat bersinergi antara perseroan dan perusahaan anak.
"Dengan demikian, hal itu bisa memberikan manfaat tambahan serta mendukung kegiatan usaha perseroan dan perusahaan anak," katanya.