"Untuk anggarannya sebesar Rp500 miliar sampai akhir tahun. Dan itu untuk kargo dan penumpang," ungkap dia.
Baca Juga: Konflik Iran-AS, Maskapai RI Diminta Ubah Rute Penerbangan
Polana berharap penandatangan ini nantinya bisa mempererat antara koordinator wilayah penerbangan perintis dengan maskapai yang layani penerbangan perintis.
"Operator yang melayani rute perintis sendiri adalah Asian One dan Smart Cakrawala sebagai operator yang baru masuk tahun ini. Di mana sisanya operator lama, yakni Susi Air, Dimonim Air, dan Trigana Air Service," pungkas dia.
(Dani Jumadil Akhir)