"Jangan sampai (karena kekurangan anggaran) nanti malah menimbulkan kelangkaan untuk pembuatan blangko e-KTP di daerah-daerah," katanya.
Berdasarkan pertemuan itu, Tito menyatakan Sri Mulyani meminta pihaknya untuk mengirimkan surat secara resmi pada Kemenkeu perihal kebutuhan tambahan anggaran blangko e-KTP. Surat itu harus memaparkan secara rinci kebutuhan tersebut.
"Jadi kami diminta untuk kirim surat secepatnya, berikut rinciannya. Jadi ini akan detail sekali (suratnya)," kata dia.
(Feby Novalius)